“Rosul Muhammad SAW bersabda, membina silaturahmi akan memperpanjang jalan rezeki”
Kira-kira seperti itulah yang saya dengar dari Ustadz di sebuah pengajian. Saya tidak ingat kapan, tapi kata-kata itu sangat melekat di benak saya. Dan saya kembali diyakinkan untuk tetap percaya, karena saya sekali lagi membuktikan kehebatan sebuah silaturahmi.
Pagi itu saya mendapat tugas liputan di Stasiun Gambir, Jakarta, meliput lonjakan penumpang menjelang libur panjang. Waktu yang sudah mendekati deadline membuat saya bekerja dengan cepat dan terburu-buru. Dalam hitungan kurang dari lima belas menit, saya cukupkan liputan saya di sana. Apalagi messenger sudah menunggu kaset saya untuk dibawa ke kantor. Lima belas menit adalah waktu yang sangat cepat bagi saya untuk menyelesaikan liputan, karena biasanya saya menghabiskan minimal setengah jam untuk membuat satu liputan, yang berisikan data penumpang, wawancara kepala stasiun, dan wawancara calon penumpang.
Begitu selesai, lega sudah rasanya. Saya pun bergegas masuk ke mobil, untuk menuju ke tempat liputan saya berikutnya di kawasan Kuningan. Setelah tiba di Kuningan, saya baru sadar, tripod (kaki kamera) saya ketinggalan di stasiun Gambir. Padahal seingat saya, tripod itu hanya saya letakkan begitu saja di dekat tiang. Tanpa saya titipkan pada siapapun.
Panik ngga karuan rasanya. Dalam pikiran saya, jika tripod itu sampai hilang, saya harus menggantinya. Semurah-murahnya tripod, paling tidak uang dua juta bisa amblas..
Dalam kepanikan itu, saya mencoba tenang dan mencari pemecahan. Akhirnya saya ingat punya kenalan di sana, yang sudah seringkali saya wawancara. Tidak lain adalah Pak Suyatno, Kepala Stasiun Gambir.
“Pak Yatno, tripod kamera saya ketinggalan di pintu selatan tadi..” kata saya mengawali pembicaraan melalui selular.
“Lho? Koq bisa? Coba saya cari dulu ya..” jawab Pak Yatno
Sekitar lima menit kemudian, selular saya berdering, dari Pak Yatno.
“Tenang mas, masih ada barangnya..ada di ruangan saya ya..” kabarnya..
Bagai disiram air di tengah siang hari bolong. Lega..
Bayangkan, jika saya tidak kenal Pak Yatno, mungkin tripod saya sudah diambil orang, dan saya harus kehilangan uang untuk menggantinya. Bagi saya, ini adalah salah satu bukti kekuatan silaturahmi itu. Bagaimana silaturahmi, bisa memperpanjang jalan rezeki..walaupun hingga saat ini, saya akui silaturahmi saya masih jauh dari kata bagus, apalagi sempurna..
Sumber : http://dwihartono.com